Get Paid To Promote, Get Paid To Popup, Get Paid Display Banner
Tampilkan postingan dengan label Masa Depan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masa Depan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 April 2013

Ujian Nasional 2013! Kacau dan Sulit!

Mudah-mudahan gak telat!:yawn:

Ujian Nasional kali ini emang beda dan keren banget. Udah informasi sebelum UN-nya yang simpangsiur kesana kemari, ditambah lagi sama kurangnya soal dan distribusinya yang membuat Ujian Nasional sekarang tidak Menasionalkan (11 Provinsi ditunda sampai 3 Hari)! Parah. Entah apa yang membuat UN sekarang seperti ini. Dan Entah mengapa menimpa kepada angkatan saya, tahun 2013. Saya tak tahu. Mungkinkah karena angka 13 itu? Mmmmm, entah lah.  :blush:

Meski pemberitaan dimana-mana menjelaskan tentang UN, media kayaknya tidak kompak nih. Beritanya tidak sama. Ada yang bilang ini, ada yang bilang itu. Dan itulah yang membuat kita pusing, khususnya saya. Sampai-sampai saya males baca berita yang mengupas 'Kejanggalan UN'.

Oh iya, UN sekarang tingkat kesulitannya dinaikkan loh, alias levelnya udah beda dari tahun kemarin. Selama saya mengerjakan soal-soal, terasa banget kalo soalnya beda, banget. Bahkan menurut saya, soal UN lebih sulit daripada soal Try Out. Keren gak? :scream:

Hari Pertama, Bahasa Indonesia. 
Hari minggu (sebelum UN), saya sempatkan untuk me-review lagi soal-soal Bahasa Indonesia. Saya lakukan untuk menganalisis kosakata atau istilah-istilah aneh yang mungkin keluar pada soal nanti. Seperti pada puisi-puisi dengan kata-kata selangit, biasanya kata-kata yang tidak lazim dilontarkan pada percakapan biasa.

Saya juga merangkum beberapa BAB yang masih sulit dipahami. Sehingga ketika menghafal kemudian, saya cukup buka rangkuman tadi.

Di awali dengan Sholat Tahajud dan membuka-buka buku pada pagi hari, saya berangkat ke sekolah dengan cukup tenang. Meski begitu, rasa takut akan soal nanti, terus-terusan terbayang sepanjang perjalanan. Seolah-olah soal nanti bagaikan jurang penghancur masa depan. Curam dan tajam!

Kayaknya, teman-teman juga mengalami hal sama. Gugup dan cemas. Tapi, bukan GAMES (kelas saya, XII Multimedia) namanya kalo tak ada lelucon selama kami bersama. Ada aja hal lucu yang buat saya terbahak-bahak sampai-sampai saya lupa kalo sekarang mau UN. Beneran, lupa.

Hari pertama ini, Pengawas Ujian tidak terlalu seram, bahkan baik banget. Selama kami mengerjakan soal, pengawas hanya membuat suara 'ehem' kalo ada kegaduhan yang kami buat. Bahkan, kami seolah-olah dibiarkan begitu saja ketika kami saling 'bekerja tim'.:woooh:

Simpulan : Cukup lancar. Soal-soal saya babat habis tanpa ada kesulitan berarti, meski ada soal yang asing.

Hari kedua Bahasa Inggris.
Bahasa Inggris ini saya awali dengan latihan di pagi hari, tepat pukul 3 subuh. Sholat dan buku-buka latihan yang pernah dibahas sebelumnya, saya kupas habis-habisan.

Pelajaran ini tergolong sulit bagi saya. Menghafalnya saja saya kebingungan harus mulai dari mana. Apabila materi ini sudah dipahami, materi lain tiba-tiba menghilang begitu saja. Seperti di format gitu. Apalagi kalo udah nemu soal yang 'melengkapi kalimat rumpang', waduh waktu sekian lama pasti akan berkutik disana. Mau pindah soal, jawabannya gak yakin. Mau ditinggalin, kapan lagi jawabnya!

Hmmm... Sebenernya kalimat rumpang tadi masih kategori 'susah' sih. Masih ada lagi soal yang lebih susah, yaitu Listening Selection. Kalo yang ini, raja-nya soal UN bahasa inggris. Jujur aja, saya sebenernya udah kategori "lumayan" dalam percakapan bahasa inggris. Dengan kata lain, kalo ngobrol face-to-face dengan orang Inggris atau Inggris Amerika, bisa dikatakan mengerti satu sama lain. ---Bukan maksud sombong ya---. :sorry:Tapi ini beda! Suaranya keluar dari speaker aneh. Bergemuruh kayak badai pasir di padang savana. Akhirnya? 4 Soal Listening, saya pusing sendiri karena lost contact dengan speaker. Tolong, tolong, tolong!

Simpulan : Soal Bahasa Inggris ini masuk dalam kategori kurang lancar. Bahkan gak lancar.

Hari ketiga Matematika
Akhirnya, Ujian Nasional masuk pada hari terakhir. Mungkin karena pelajaran Matematika itu Dewa-nya pelajaran, di ujinya pun terakhiran. Padahal, menurut saya sama aja. Toh matematika itu soalnya udah pasti sulit. Apalagi jawabannya, amazing tenan. :astig:

Khusus untuk pelajaran ini, saya berjuang mati-matian. Bergelut sebulan penuh dengan buku 'ijo' matematika terbitan Erlangga. Sampai-sampai bukunya penyok gak berbentuk.

Semua materi, sudah saya pahami, meski gak terlalu mendalam. Tapi untuk menjawab soal standar, saya yakin bisa. Kalo soalnya di campur sana sini, di balik-balik, di jungkir-jungkir, di potong-potong sampe pembuat soalnya bingung, baru saya pasrah pada Tuhan YME. Aku berpasrah.

Dan? Soalnya susah! Saya hampir prustasi ketika keluar ruangan. Rasanya pengen bejek-bejek sepeda, motor, mobil, becak, semuanya dah. Terus saya cemplungin ke kali Ciliwung. Saya galau! :tsk:

Pokoknya, setelah pulang dari sekolah, saya langsung konsultasi ke guru Matematika mengenai keprustasian saya ini. Dan ternyata, ia melihat kotretan saya di lembar soal tadi. Dan hasilnya? Banyak yang kurang teliti katanya. Dan jadinya? Banyak yang salah. Dan aku harus gimana? Udah buncit, mules, dan lemes. Jadi gua harus minum apa?!

Simpulan : Pasrah pada Yang Maha Kuasa. nyerah

Soal Essey.
1. Kesimpulan dari wacana diatas adalah? 
Jawaban : Sepertinya, penulis sedang mengalami galau karena UN-nya tidak lancar. Dapat dilihat dari kata-katanya yang banyak mengumbar sulit, susah, dan galau.  
Saya berharap, anak ini dapat melewati semua cobaan yang sedang menimpanya. Dan lulus dengan hasil yang memuaskan. Amin. 

Jumat, 12 April 2013

H-3 Ujian Nasional (UN) 2013

Gak kerasa, Ujian Nasional 2013 semakin dekat ya? Makin unyu-unyu aja bentuknya. Berkat apalagi coba, ya berkat paket Jumbo itu. Paket yang bikin bulu kuduk berdiri. Paket yang bisa seseorang patah hati. Dan paket yang mampu membuat korban ke-frustasian dimana-mana. Ya maklum lah, 20 paket itu kan gak sedikit dan gak banyak. Tetapi gede banget!.::(

Oh iya, sekarang mulai banyak 'tawuran' online dimana-mana tuh. Entah itu mempermasalahkan paketnya, barcode-nya, tempat duduknya, atau pengawasnya. Itu sih "mendingan", masih dalam kategori wajar. Tetapi kalo mempermasalahkan kunci jawaban, itu baru keren. Ini serius loh. Di group Fb banyak yang pada berantem mempersalahkan Kunci Jawaban! Keren. :puppyeyes:

Saya sendiri sih gak terlalu menghiraukan mereka pada berantem di Group. Soalnya aneh aja, UN 20 paket kok masih ngobrolin Kunci Jawaban. Emang bisa ya membawa 20 Kunci Jawaban ke kelas? Susah kayaknya. Bawa Kunci Jawaban 1 paket aja kayaknya bikin kaki gemetaran, apalagi bawa 20 paket. Mau disembunyiin dimana? :sobrakana:

Saya juga gak munafik loh. Dulu ketika SMP, saya beberapa kali bertanya kepada teman yang katanya memiliki Kunci Jawaban. Ada yang bilang sih dari G*. Waktu itu saya merasa terbantu sekali atas bantuan teman saya itu. Entah itu berdosa atau tidak, mungkin saya menjadi 'korban' yang kebetulan bertanya kepada teman yang memiliki Kunci Jawaban. Hehehe... :eheh:

Review dikit nih mengenai kesiapan UN-nya. Soalnya kemarin hasil TO terakhir saya "cuma" dapet nilai 68,6. Jangan salah loh, nilai segitu udah lumayan. Masih masuk lah urutan 100 besar. Gubraaaak!. :anongnangyari:

Matematika
Pelajaran yang paling bikin keluarga dan tetangga galau ini memang menjadi prioritas pertama belajar saya. Yah apalagi kalo bukan karena nama 'Matematika' yang sudah turun-temurun dari atas sono sampe sekarang bikin sebagian orang frustasi, termasuk saya. Kemarin aja, TO yang sebegitu murninya cuma dapet 6 mentok! Galau deh.

Tapi tenang, sekarang udah rada mendingan. Soal-soal yang awalnya sangat sulit, udah lumayan sulit. Turun satu level untuk pelajaran MTK itu keren banget loh. Perlu perjuangan dan do'a untuk meraihnya.

BAB ato Materi yang masih pusing : Logika Matematika, Peluang dan Trigonometri pastinya.

B. Inggris
Pelajaran ini berada di posisi ke-2 dalam hal prioritas belajar. Meski B. Inggris sudah menjadi bahasa sehari-hari (boro-boro sehari-hari, seJam-jam aja susah), tetep aja sulit buat dapet nilai gede. Mending kalo cuman percakapan biasa, nah kalo itu pake Grammar segala! Aduh, mana lampu mana lampu!

Nilai TO kemarin adalah, jreng jreng jreng, 6,5. Sedih...::(

Un Understanding (gak ngerti maksdunya) : Listening part, Error recognition, Vocab yang kurang. Banget.

B. Indonesia 
Hal yang pertama bikin males ngerjain soal B. Indonesia adalah pertanyaannya yang kayak jebakan tikus. Susah banget bikin klop sama jawabannya. Apalagi soalnya setebal Novel Telenovela dari Kerajaan Tikus. Panjaaaang banget.

BAB Tersulit : Majas, Caki.

Kesimpulannya, saya Galau! Dan meski Galau, saya harus siap. Gak ada istilah Pantang Menyerah dalam kamus saya. Kamus yang mana ya? :sweaty:

Jumat, 22 Februari 2013

Daftar SNMPTN Ini Membunuhku!

Wadau, udah berapa abad gak posting nih? Perasaan baru aja kemarin saya posting, eh tau-tau udah hampir satu abad. Haahaa... Target 1 bulan 8 posting gak kesampian lagi. Perlu revisi gak ya? Perlu gak ya? Perlu gak? Apa perlu ya?  Gak ah, masih kuat kok. Kan abis minum susu. :) Susu apa ya?

Yah, suasana "gelap" menjadi kelas 3 SMA udah mulai kerasa banget. Sibuknya minta ampun. Berangkat sana, duduk sini, belajar sana, latihan sini. Gak nyambung dan gak karuan, apalagi buat ngejadwal kegiatan, angkat tangan dah. Ngatur waktu buat break aja susah banget, apalagi buat tidur siang, rasanya tuh kayak latihan perang di festival balon. Nyesek banget.

Oke deh, balik lagi ke judul. Salah satu hari yang dinanti-nanti selama hidup saya akhirnya datang juga, yaitu daftar ke Perguruan Tinggi (PT) Negeri atau pun Swasta, keduanya bagus. Ya pastinya dong, siapa sih yang gak mau ngelanjutin sekolah setelah lulus SMA? Sebagian besar pasti pengen kan jadi seorang siswa yang serba Maha? "Mahasiswa", keren banget kedengerannya. Kayak segede apa gitu.

Apalagi pake baju Almamater sekolah ternama Indonesia, wah gak kebayang deh serunya gimana. Rasanya tuh pengen terus-terusan diem di kampus, gak mau pulang. Hahaha....

Nebayangin rasanya sekolah di PTN sih emang bisa buat tubuh melayang-layang, berbinar-binar sambil tersenyum ngebayanginnya. Tapi kalo ngebayangin cara masuknya? Waduh...gelap, hitam, merem, gak kuat! Ditambah lagi seleksinya yang super duper dumpel dubel ketat. Pusing... Ada lagi, saingannya yang saentaro Nusantara. Hmmm, pingsan sudah. Saya pingsan ya...

Sekarang bangun lagi. Tapi ya gimana lagi, emang harus dibayangin dan dilalui sampai berhasil. Saat-saat seperti ini yang katanya bikin orang jadi salah tingkah dan salah langkah. Satu pilihan yang menentukan sebuah "masa depan".

Terus, jadinya pilih yang mana?
Oke, balik lagi pada postingan pertama saya, bahwa saya ingin menjadi mahasiswa ITB. Disana saya tuliskan kalo saya sangat ingin sekali bersekolah di 'Institut Terbaik Bangsa' itu.

Tapi kenyataannya sekarang sudah berubah. Saya menyerah sebelum perang. Sudah ada bendera Putih di halaman rumah. Dan, bukan tanpa alasan saya menyerah seperti ini. Banyak sekali pertimbangan-pertimbangan yang harus saya ambil dengan sangat teliti agar tidak salah langkah. Passion, Minat, Skill, Cost, Saran dan Realita, adalah serangkaian topik utama yang sering saya bahas ketika berbicara SNMPTN Undangan.

Institut Teknologi Bandung itu, katanya sangat sulit masuknya, tetapi mudah tembusnya. Bingungkan? Saya juga bingung loh. Hehehe... Kata temen saya sih, masuk ITB itu kayak melempar dadu sekali, tak ada satupun yang tahu angka yang akan keluar, kecuali Tuhan. Meski ada peluang, itu kecil banget. Segede kerikil dibagi tujuh. Kebayang gak kecilnya?

Tapi ya gimana lagi, pertimbangan saya sudah bulat. Impian saya masuk ITB jalur Undangan sudah kandas. Saya memilih tetangga-nya yaitu UNPAD. Berkat program "Unpad nyaah ka Jabar", yaitu dengan menerima min 84 orang dari tiap kab/kota di Jabar. Mudah-mudahan Unpad memilih saya juga. Itu do'a yang sering saya panjatkan pada Allah SWT.

Berusaha sudah, sekarang berdo'a dengan sungguh-sungguh. Istilah bahasa Sundanya "pakuat-kuat do'a".

Pilihan kedua dan yang lainnya?
Pilihan kedua setelah UNPAD adalah Universitas Jember. Sebuah Universitas ternama di Jawa Timur. Salahsatu pertimbangan paling besar adalah biaya hidup dan kualitas pendidikan yang baik.

Untuk PTSnya, saat ini dalam tahapan pengumpulan berkas. Universitasnya yaitu UMY, UTY, Paramadina dan ITENAS.

Jadi?
Semuanya bikin saya gelap. Sangat menguras tenaga.

Oh iya, semuanya saya ambil beasiswanya. Kondisi keluarga tidak memungkinkan untuk kuliah mandiri. Saya berdo'a, ketika saya membuka halaman pengumumannya tertulis "Selamat Anda Diterima". Amin. Mohon do'anya ya... :)

P.S Waduh, suasana nya terbawa mencekam begini ya.

Senin, 24 Desember 2012

Happy Birthday For My Blog

Akhirnya, hari yang ditunggu-tunggu (sebenarnya gak juga sih) datang juga. Coba tebak, ada apa coba? Yup, hari ini adalah hari ulang tahun blog kesayangan saya ini loh! Tepatnya tanggal 23 Desember 2011 blog sambilberbagi.blogspot.com terlahir ke dunia maya. Jadi udah setahun pas saya nulis kesana-kemari. Gak kerasa ya? Sesuatu banget. gigitjari

Rasanya tuh kayak beberapa minggu yang lalu saya nulis postingan pertama. Eh sekarang udah postingan ke-91, suer gak kerasa. Serasa air mengalir gitu (uih kata-katanya bikin merinding). mukajail

Untuk merayakan Ulang Tahun yang ke-1 ini, saya mau berikan hadiah spesial, yaitu postingan dengan ulasan yang lumayan panjang. Jadi jangan merem ya, kalo bisa minum kopi dulu biar melek. Hehehe...mukajail Oh iya, pake musik juga, biar tambah semangat baca ya. bored16

Buat wish dulu. Semoga blog ini makin banyak postingan menariknya, makin keren tulisannya, makin banyak ulasannya, makin berisi isinya dan makin banyak pengunjungnya. Soalnya makin banyak pengunjung, makin semangat juga saya nulis. penatHehehe... Ya meskpun terkadang suka aneh-aneh ulasannya (bahkan hampir sebagian), saya harap pengunjung tetap setia membacanya. Amin.

Untuk itu, tahun ini saya mulai memikirkan target yang lebih besar lagi. Tepatnya agak naik beberapa persen dari tahun kelahirannya. Gak muluk-muluk kok, biasa aja.cium Yaitu :
- Postingan perbulan minimal 8.
Tau gak sih, sebenarnya dalam seminggu itu pasti ada aja hal yang menarik untuk diulas. Bisa sampe 3 ato 4 momen. Tapi, rasa males yang membabi-buta sering buat saya mengurungkan niat untuk menulis. Contohnya ngantuk, gak ada ide, males ngetik dan ada faktor eks. yang paling mendominasi kemalesan saya. Meskipun sering saya paksakan, tetap saja rasa malasyaiton tuh gak ilang-ilang. Mungkin harus dibinasakan dulu biar malesyaitonnya hilang. Untuk itu, saya bertekad untuk target selanjutnya yaitu memposting 8 postingan / bulan. So, I have to try it! :anongnangyari:
- Tulisannya harus menarik.
Kalo ini lumayan berat nih. Saya udah coba memulai tulisannya yang agak berisi. Walaupun 'bagus'nya itu relatif, tapi setidaknya menulis dengan ulasan yang bermanfaat. Bukan hanya berantakan gak karuan, tetapi juga harus memberikan kesan baik bagi pembaca. Pernah dulu ketika masih "amatiran" (sekarang udah Amatiran +), judul sama isinya tuh gak nyambung banget. Ada temen saya yang protes, katanya tulisannya ke bandung judulnya ke China. Gak nyambung banget kan? sad2
- Tema bervariasi.
Sebenarnya saya gak mematok untuk membuat tulisannya pake tema yang aneh-aneh. Misalkan pendidikan atau sekolah, tema itu biasanya berkaitan dengan kegiatan di sekolah. Atau contoh lain seperti Film, tema ini bertkaitan dengan review film. Jadi gak terlalu mengekang, toh lumayan sulit kalo membuat tulisan tanpa pengalaman pribadi.

Pernah dulu, ceritanya tuh ada yang nawarin buat artikel bahasa inggris tentang gadget gitu. Gajinya gede banget bagi kantong pelajar, 2,5jt. Tanpa pikir panjang saya langsung ambil, meskipun bahasa inggrisnya acakadut. Eh ketika mau di tes tulisan bahasa inggrisnya, saya disuruh membuat tulisan yang berkaitan dengan cincin gitu. Kok gak nyambung banget. Nah, saya tanya lagi tuh ke pengetesnya. Begini jawabannya, "yang buat gadget udah keisi, jadi kamu buat tentang cincin". Apa? Cincin? Gak jadi, saya tolak aja tuh. Mending yang gadget, lumayan saya paham dikit (meski gaptek juga), nah kalo cincin?ngakak
- Postingan di VivaLog
Nah untuk yang ini, saya ingin membuat tulisan yang banyak dimuat di VivaLog. Soalnya saya suka banget kalo udah berkaitan dengan dunia jurnalis. Ya meskipun bukan jurnalis Viva nya, tapi seneng aja kalo tulisannya udah dimuat di VivaLog. Apalagi kalo tulisannya jadi terkenal di forum-forum, kayak kaskus. Otomatis pengunjungnya juga makin banyak. Dan kalo pengunjung banyak, tulisan acakadutnya banyak yang baca dong.

Yah itulah target buat tahun depan. Moga bisa tercapai. Amin.doa

Limited Edition Is Gone
Akhirnya, minggu Limited Edition yang bener-bener bikin mumet udah pergi. Sekarang waktunya liburan akhir tahun. Panjaaaang banget. Dua minggu loh. Pokoknya plong banget.

Sama seperti semester kemaren, biasanya setelah EHB suka ada kegiatan lomba-lomba gitu. Kayak futsal, basket, voli, dance, nyanyi, dll. Dan semuanya gak ada yang saya ikutin, tak satupun. Alasannya? Maklum lah, kaki saya belum sehat betul. Nanti kalau ikutan bakal kayak Gangnam Style, jingkrang-jingkrak gak karuan. Apalagi ditonton banyak orang, bisa mati berdiri. gelakguling

Alasan kedua? Saya gak berbakat banget dalam olahraga. Futsal gak bisa, voli gak bisa, basket apalagi, pokoknya enggak deh. Yah walaupun kalo di rumah sering ikutan sepak bola, tapi itukan cuma ngoper bola doang, gak lebih. Nah kalo yang ini? Mainnya sama orang-orang berbakat bola, bisa-bisa nendang bola sekali juga gak dapet. :tsk:

Kalo basket? Mana bisa... tubuh saya kan pendek kayak kurcaci dipukul kompor gas, mini banget deh. Jadi udah menyerah duluan kalo ikutan. Nanti kasian sama temen-temen kalo saya ikutan, soalnya kalo mengoper bola pasti harus jongkok dulu. Hahaha... :sweaty:Belum lagi kalo mau masukin ke keranjang. Wuaaah, susah deh. Gak nyampe-nyampe bolanya.

Nyanyi? Nah kalo yang ini agak tertarik. Meskipun terkadang gak masuk sama nada pengiringnya, tapi saya lumayan berbakat nyanyi loh. Kalo serak dikit gak apa-apa lah, yang penting enak didengar (walaupun saya gak yakin enak buat didengar). Pernah dulu ketika SMP saya ikutan lomba adzan antar kelas. Saya mempersiapkannya dari minggu-minggu sebelumnya. Pokonya oke deh, nada-nada berliku kayak jalan di puncak udah saya taklukin. Nada tinggi setinggi Monas Jakarta udah saya daki. peluk

Tapi saya lupa, gak mempersiapkan mental yang cukup buat mendaki dan menaklukin nada-nada diatas. Akhirnya, ketika pas mau mencapai nada tertingginya saya ubah menjadi falset. Dan hasilnya? Bukan menjadi nada di awan, tapi malah jadi nada di atap rumah. Yups, saya menjerit. Gak bernada. Gak berirama sedikit pun. "Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakhskhkhskhkwhakhwoiyaefhla", mungkin kayak gitu kedengarannya. Parah banget ya? menari

Oh iya, hasil belajar semester 5 udah keluar. Saya dapet peringkat ke 2. Lumayan lah, sama kayak semester kemaren. Tapi tenang, rata-rata nilainya naik kok. Dari 84 ke 86. Perbadingan nilai sama peringkat 1 juga cuma beda koma doang, saya 86,6 temen saya 86,8. Beda dikit lah, bisa bangga menyebut rangking 1 juga. Hahahaha....angel

P.S Liburan kali ini diperkirakan dan dipertimbangan secara matang, memutuskan untuk tidak pergi kemana-mana alisan jadi bangkai di rumah. Ada yang senasib dengan saya? Cung Hand kalo yang sama....menari

Sabtu, 22 Desember 2012

Mata Pelajaran (MaPel) Yang Digunakan Untuk SNMPTN Undangan 2013/2014

Entah itu kabar buruk ato kabar baik, saya menemukan sebuah informasi bahwa mata pelajaran yang digunakan untuk SNMPTN adalah semua mata pelajaran kecuali mulok. 

Kalo saya sih gak setuju, soalnya nilai mulok juga merupakan mapel penting dalam pembelajaran. Terutama kalo nilai muloknya gede banget (seperti saya). Jadi sayang kalo gak dipake.

Sumber beritanya saya ambi dari repulbika.co.id.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------


"Siswa yang mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 akan diseleksi rekam jejak prestasi akademiknya sejak kelas X," katanya pada sosialisasi SNMPTN 2013 di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, rekam jejak prestasi akademik siswa sejak kelas X yang menjadi syarat masuk perguruan tinggi negeri (PTN) itu berbeda dengan tahun lalu yang menggunakan nilai rapor siswa sejak kelas XI.

"Rekam jejak prestasi akademik siswa dilakukan sejak kelas X untuk menghindari kecurangan mengatrol nilai rapor. Dengan demikian guru yang akan bertindak curang bisa diminimalkan," katanya.

Ia mengatakan jika pada SNMPTN 2012 terdapat pembatasan pendaftar berdasarkan akreditasi sekolah dan dikenai biaya pendaftaran, tahun ini batasan tersebut semakin longgar.

"Tahun ini seluruh siswa berhak mendaftar sejauh mendapatkan rekomendasi dari sekolah dan tidak ada lagi biaya pendaftaran. Dengan demikian akses untuk masuk PTN terbuka semakin luas bagi seluruh lapisan masyarakat," katanya.

Menurut dia tahap pendaftaran SNMPTN yang harus dilalui adalah pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh kepala sekolah melalui http://pdss.snmptn.ac.id.

Kepala sekolah harus mendaftarkan sekolah, mengisi profil sekolah, mengisi rekam jejak akademik siswa sampai dengan semester lima, nilai rapor semua mata pelajaran dimasukkan kecuali muatan lokal, dan mendapatkan "password" bagi setiap siswa untuk verifikasi.

Siswa melakukan verifikasi rekam jejak prestasi akademik yang telah diisi kepala sekolah, siswa mendaftar SNMPTN melalui laman http://snmptn.ac.id menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan "password" yang diberikan kepala sekolah untuk verifikasi.

Kepala sekolah memberikan rekomendasi kepada siswa yang telah mendaftar SNMPTN, pelamar program studi keolahragaan dan seni harus mengunggah portofolio atau dokumen bukti keterampilan, dan pelamar mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti SNMPTN.

"Jadwal pengisian PDSS mulai 17 Desember 2012 hingga 8 Februari 2013, pendaftaran 1 Februari-8 Maret 2013, proses seleksi 9 Maret-27 Mei 2013, pengumuman hasil seleksi 28 Mei 2013, dan pendaftaran ulang 11-12 Juni 2013," katanya.

Ia mengatakan pada tahun ini ada tiga jalur penerimaan mahasiswa baru, yakni SNMPTN, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Ujian Mandiri (UM).

"SNMPTN diselenggarakan pemerintah dengan kuota minimal 50 persen, SBMPTN diselenggarakan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (MRPTN) dengan kuota minimal 30 persen, dan UM yang diselenggarakan masing-masing PTN dengan kuota maksimal 20 persen," katanya.

Senin, 26 November 2012

Banjar Expo, Cuma 5rb Dapat Duyung!

Prolog dulu ah biar ganteng gatai : Alasan 'pulang duluan' dari Epitech Cirebon minggu yang lalu, tepatnya tangggal 13 November, ternyata hal sepele, yaitu ada acara Banjar-Expo. Katanya, di sekolah pada sibuk sama acara itu, maklumlah sekolah saya sering ikut andil dalam acara-acara gituan. Jadinya berakibat pada saya dengan 'diseret'-nya dari Cirebon buat pulang kampung secepat mungkin. Padahal masih pengen di Cirebon, meski panas tapi bikin betah loh. Hmmmm.... senyum1

Banjar Expo. Sebenarnya acara ini hampir sama persis sama yang di Cirebon (ya iyalah, namanya juga Pameran). Hanya saja, kalo di Cirebon itu pesertanya siswa SMK, disini pesertanya Umum. Jadinya, kreasi besarta isi-isinya semuanya beda. Coba aja tengok foto-foto yang sempat saya ambil dibawah ini, beda jauh kan. Terlebih lagi kalo di bandingkan sama fasilitas yang di sediakan, jauh banget. Di Cirebon itu gak ada alas kaki (red-carpet), gak ada pendingin udara. Nah kalo di sini lebih nyaman lagi, Full-AC. Enakan?menari

Setelah keliling kesana kemari, dari ujung utara-selatan, barat-timur, atas-bawah, stand yang ada di Expo ini cukup membosankan loh. Gak ada 'greget-nya'. Dulu, ketika di Cirebon, rasanya pengen lama-lama di setiap stand yang saya kunjungi. Rasanya tuh pengen terus-terusan nanya gitu. Kalo bisa, si penjaga stand-nya nyampe marah-marah karena terus saya tanya. Hehehehe...:sobrakana:

Hmmmm, dari segi fasilitas-nya lebih oke yang di Banjar, dan dari segi Kualitas lebih baik di Cirebon. Tak tau lah, yang pasti dari setiap acara pasti ada kekurangan sama kelebihannya. Tinggal kita aja yang memaklumi itu semua. Haaaaaaha..:anongnangyari:

Tambahan satu lagi. Saya sangat 'mengherankan' dengan acara Expo ini, kalo acara lain di kota lain, biasanya di laksanakan pada musim kemarau. Biar banyak orang yang dateng. Nah kalo yang ini dilaksanakan bulan November! Ya hujan terus dong. Jadinya banjir sana-sini. Dampaknya? Ya gak ada yang dateng ke Pamerannya, alias sepi.:eheh:

Ketika lagi seneng foto-foto apa aja, tiba-tiba perut saya berbunyi seperti sirine kemasukan air, alias keroncongan. Kayaknya akibat ujan-ujanan pas mau dateng ke Expo. Jadinya, saya cari makanan ringan nan murah buat mengganjal perut ini. Setelah di rekomendasikan sama temen, katanya mendingan beli  Kerak Telor. Kerak Telor ini 'katanya', rasa sama harganya pas di kantong. Ya udah saya ambil deh. Tapi ketika mau dibayar, tau-tau si tukang Kerak Telornya minta 10rb! Busyet mahal banget. Kirain cuma 2rban. Akhirnya perut penuh, dompet keroncongan lagi. Hmmmm... ::(

Owh iya, acara di ini selenggarakan dari tanggal 14-27 November. Dalam memperingati Bulan November! Ups, maksudnya saya kurang tahu acara secara detailnya (sok tau banget nih orang ya?). Hehehehe..... :blush:











Sorry foto-nya cuma dapet segini, memory-nya kepenuhan. Hehehe....:sweaty: Kalo ada yang gak ngerti sama gambar-nya tanyain aja ya. Bingung soalnya, mau di buat penjelasan gambar diatas takut malah ngecamprung kesana-kemari. Btw, it's okay right? 

Lupa, belum ngejelasin stand SMK 1 Banjar, sekolah saya. Untung ada yang ngingetin. Hehehehe.... Stand saya membuka "Studio Foto 5000". Jadi, kalo difoto disini terus pengen di cetak, harganya cuma 5rb (tergantung ukuran juga). Murahkan? Bisa di edit juga loh, mau jadi ayam? mau jadi katak? Kambing? Ato Ikan Duyung juga bisa? Yang penting masih bisa nginget nama sendiri aja. Hehehe... Gaya-nya juga bebas, mau bergaya kayak Miss Indonesia? Miss Rakjel? Miss Duyung? Miss Anggora? Ato Miss Raja Cukur? Hehehe... Kidding!. ngakak

Penampakan Foto Di Studio, Tau kan saya yang mana? Itu loh yang kucel!